Senin, 20 Mei 2013

[CurhatQ]Dejavu - Faith

All About K-Drama Faith
(Dejavu-My Opinion)

Salah satu cara agar aku bisa menyelesaikan drama adalah dengan tidak mendownload film itu tapi dengan cara minta teman, resiko otomatis nggak up date drama tersebut. Salah satu bukti dengan drama faith ini, walau ketinggalan satu tahunan, tapi akhirnya aku bisa selesai nonton nech drama. Secara jalan cerita cukup bikin penasaran, dan bisa membuatku tertawa walau kondisi tegang, tapi memang secara konflik kurang menarik dibandingkan drama saeguk yang pernah kuikuti, ceritanya lebih ringan mungkin karena fokusnya sebenarnya bukan pada intrik perebutan kekuasaan.
Curhatku kali ini tentang drama ini adalah, banyak keanehan saat aku menontonnya bukan dari segi mengkritik drama ini tapi keanehan dari aku sendiri yang nonton, seperti dejavu. Tapi aku begitu jelas mengingat alur cerita selanjutnya (ya walau ada beberapa ceritanya tidak berdasarkan dejavu atau ingatanku itu). Biasanya kalau aku mengalami dejavu hanya sadar saat kejadian itu terjadi, dan itupun jarang terjadi saat aku nonton film. Kalau itu bukan dejavu, apakah adalah film yang pernah aku tonton? kalau iya itu tidak mungkin juga, karena film ini cerita perjalanan waktu, dan baru-baru ini aja sering K-drama mengambil tema ini. Tapi dalam dejavuku ada beberapa adegan yang jelas-jelas kuingat, ya kembali lagi - cerita tidak sejelas dejavuku dan aku malah cenderung lebih menyukai dejavuku (alias alternatif lain).
Dejavu yang paling kuingat adalah saat ratu keguguran, dan Eun So menghiburnya dengan mengatakan bahwa ratu memang belum saatnya hamil dan untuk menghibur ratu ia sedikit memberitahukan rahasia langit kapan ratu akan hamil / calon bayi yang akan dia lahirkan. Hal ini berbeda sedikit dengan dramanya, Eun So memberi pengertian pada ratu, jangan bergantung pada ucapan Eun So yang perlu ratu lakukan adalah tetap hidup bersama raja dengan saling mencintai sama seperti saat ini. Dalam Dejavuku mereka berbicara didekat jendela kamar ratu, sedangkan di dramanya berada di dalam kamar ratu.
Dejavu yang kedua adalah saat Eun So kembali dunianya, dia mengajak Gi Cheol yang sudah berubah, tapi akhirnya Gi Cheol akhirnya menjadi gila saat kembali karena melihat perbedaan yang begitu jauh dengan dunia yang dia tempati selama ini, dan hal itupun berlangsung sebentar sebelum pintu penghubung tertutup. Berbeda dengan drama Gi Cheol mencoba membunuh jenderal Choi dan memaksa masuk ke pintu tapi tidak berhasil.
Masih banyak lagi dejavu yang aku alami saat aku menonton drama ini, walau tidak sampai semua selesai tapi hanya pada intinya saja dan alur ceritanya, kalau memang aku pernah melihatnya itu tidak mungkin, karena kebiasaanku adalah aku selalu mempercepat drama yang aku tonton, tidak dengan drama yang aku dapat secara langsung sekaligus tamat. Kalau baca sinopsis itupun mungkin saja, tapi khusus drama ini aku benar-benar tidak tertarik pada awalnya, jadi aku memang sengaja tidak mencari info tentang drama ini, hanya sebatas cast dan rekap cerita. Kalau secara dejavu yang aku ingat adalah aku pernah menonton drama ini tapi bukan K-drama, tapi film Cina, tapi apakah itu mungkin dengan tema time traveler??? sepertinya TIDAK,,,
Dejavuku yang ketiga adalah saat Eun So tidak sadarkan diri saat keracunan dan bermimpi tentang Eun So di masa lalu yang ternyata adalah Eun So masa depannya sendiri. Selain itu juga ada cerita saat Choi tidak sadarkan diri dan Eun So tidak bisa menyelamatkannya, adegan inilah yang menjadi dejavuku, dalam dejavuku malah saat itu sebenarnya Eun Solah yang kritis dan akhirnya Choi berhasil menolongnya, tapi obat penawar sudah tidak ada lagi maka Choi yang meninggal intinya bertukar posisi, tapi setelah kuingat-ingat sepertinya pernah ada disuatu adegan film laga kolosal, tapi apa juga nggak tau karena terlalu lama. Dalam drama tidak dilanjutkan cerita Choi yang meninggal, tapi melihat alur ceritanya, sepertinya adalah saat Eun So tetap kabur dan Choi Young tetap melindunginya tanpa mempedulikan kondisi istana, jika hal itu terjadi maka hal itulah yang akan terjadi, untuk itulah Eun So melakukan perjalanan waktu yang kedua kalinya untuk merubah penyesalannya itu.


































Salut sama alur cerita drama ini, pada intinya Hwa Ta adalah Eun So setelah melakukan perjalanan waktu. Ia ingin merubah penyesalannya karena membuat jenderal Choi meninggalkan raja dan membuatnya menyesal seumur hidupnya. Karena tidak ingin melihat orang yang dia cintai menderita Eun So akhirnya ingin kembali tapi seperti dugaannya lorong waktu tidak bisa diprediksi oleh Eun So kemana ia akan dibawa dan akibatnya ia malah mundur 100 tahun sebelum dia bertemu dengan Choi Young. Dengan kepercayaan dan tekad Eun So akhirnya ia bisa membuat alternatif lain yang lebih baik dan menyelamatkan Choi Young.
Salah satu yang disadari Eun So adalah saat ia melakukan perjalan waktu yang pertama, ia tidak bisa merubah sejarah dan anehnya saat ia berpikir seperti itu disetiap kejadian dalam keterlibatannya yang dia lakukan merupakan sejarah yang selama ini dia ketahui, dan secara tidak langsung mengatakan bahwa memang takdir Eun So adalah dalam dunia itu sehingga sejarah bisa berjalan sesuai dengan yang selama ini. (Salut sama penulis scenarionya bisa mengambil celah dalam sejarah).

Tidak ada komentar: